Ekspresi Material Baru di Ventura Lambrate - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

Ekspresi Material Baru di Ventura Lambrate

Pameran Ventura Lambrate 2017 akan sekali lagi berfokus pada material and mendemonstrasikan bagaimana para desainer memikirkan kembali sumber daya yang ada, menemukan proses-proses baru dan banyak lagi.

  • The Colour of Hair karya Martijn Rigters dan Fabio Hendry. Foto oleh desainer

  • Liquid Series karya Alissa Volchkova. Foto oleh Sylvain Deleu

  • PaperBricks by Woojai Lee. Photo courtesy of the designer Liquid Series by Alissa Volchkova. Photo by Sylvain Deleu Paper and water by Pao Hui Kao. Photo courtesy of the designer The Colour of Hair by Martijn Rigters and Fabio Hendry. Photo courtesy of the designers Liquid Matters Collection karya Fraai Werk. Foto oleh Charl Smit dan Anoep Chowhar

  • Paper and Water karya Pao Hui Kao. Foto oleh desainer

  • PaperBricks karya Woojai Lee. Foto oleh desainer



BY Editor

7 March, 2017


Ventura Lambrate, pameran tahunan bagian dari Milan Design Week, kerap menekankan penggunaan dan pengembangan material. Dan dibarengi dengan evolusi teknologi and semakin menyusutnya sumber daya alam kita, diskusi tentang hal ini menjadi semakin penting. Tahun ini, disamping riset-site baru, para pengunjung akan dapat melihat produk-produk baru yand dibuat dari material dan kombinasi material yang tidak biasa.

The Colour of Hair

Rambut, atau lebih tepatnya, protein yang terkandung dalam rambut, merupakan awal mulanya The Colour of Hair karya desainer asal Belanda Martjin Rigters dan desainer asal Swiss Fabio Hendry. Di Ventura Lambrate, keduanya akan memamerkan teknik printing yang dapat mengubah rambut manusia menjadi tinta yang sustainabel dan tahan lama. Proses ini menggunakan keratin, komponen protein utama pada rambut, yang dikarbonasi menggunakan panas di dalam wadah yang terbuat dari logam. Reaksi pengkarbonan ini terjadi secara instan and proses printingnya dapat menembus permukaan logam dan menghasilkan gambar yang tahan lama.

 Liquid Matters Collection

Berangkat dari ketertarikan terhadap viskositas (kekentalan) cairan, studio desain Fraai Werk mengeksplorasi bagaimana cairan mengendap menjadi benda padat dan produk solid. Bersama dengan studio Noepster yang mengerjakan komunikasi dan art direction, Fraai Werk mempersembahkan Liquid Matters Collection bersama dengan cerita tentang penelitian dibalik koleksi tersebut.

PaperBricks

Dalam mengeksplorasi metode daur ulang kertas yang lebih sustainabel, desainer Korea Selatan/Selandia Baru Woojai Lee, mengolah koran menjadi bubur kertas, mencampurnya dengan lem dan membentuknya menjadi bata. Meskipun teknik ini terbilang simpel, produk yang dihasilkan telah didesain agar mampu untuk digunakan sebagai konstruksi furnitur maupun aplikasi arsitektural berskala yang lebih besar.

 Story of Transformation

Desainer asal Taiwan Pai Hui Kao menambahkan air ke serat kertas (yang nampak lemah) untuk merangsang suatu reaksi kimiawi. Hasilnya adalah produk yang merupakan hasil eksplorasi puitis dari bahan yang sudah lama kita kenali ini.

Liquid Series

Karya lulusan Royal College of Art Alissa Volchkova ini terlahir dari ketertarikannya terhadap tanah liat dan kondisi cair material. Dalam Liquid Series, ia menggunakan teknik slip casting untuk menciptakan mangkok dan piring lingkaran sempurna, kemudian ‘merusaknya’ dengan menuangkan slip tanah liat berbagai warna di atasnya hingga slip ini membeku.