PrintStool One dari Wilkhahn: 3D Printing Naik Level! - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

PrintStool One dari Wilkhahn: 3D Printing Naik Level!

Dengan potensinya untuk mentransformasi hubungan antara brand dengan konsumen, bangku 3D-printed PrintStool One menandai era desain dan manufakturing baru untuk Wilkhahn.



BY Editor

17 March, 2017


Sudah sering kita lihat berbagai macam benda diproduksi dengan teknik 3D printing, mulai dari mainan koleksi hingga pakaian dan peralatan medis. Namun kita belum melihat teknologi ini digunakan untuk memproduksi furnitur komersial – hingga Orgatec 2016.

Di ajang pameran tersebut, Wilkhahn telah membuka jendela ke masa depan desain dan manufaktur furniture dengan PrintStool One. Bangku yang didesain oleh desainer produk asal Munich Thorsten Franck ini adalah sebuah bangku berbentuk seperti jam pasir dengan bantalan di bagian atasnya, penampang bawah yang membulat (yang membuatnya dapat bergerak ketika diduduki) dan kolom struktural bertekstur yang dibuat dari bahan biodegradable (yang berasal dari tanaman) dengan teknologi 3D-printing.

“Bangku-bangku ini bukanlah prototipe, karena [dalam konteks ini] tidak ada lagi prototipe,” kata Franck ketika kami bertanya tentang contoh produk yang dipamerkan Wilkhahn di Orgatec. Jelasnya lagi, “Ketika Anda mem-print bangku ini, Anda tengah memproduksinya. Tambahnya, “ Kami telah mendesain suatu sistem yang melibatkan konsumen dalam menyelesaikan desain dengan proses yang bersifat kolaboratif.”

Teknologi 3D printing dapat melebur peran produsen dan konsumen. Mari kita sebut sebagai ‘prosumen’, dimana ia dapat mengirimkan order, mengontrol produksi dan menjadi ko-desainer dari produk akhir yang di-print dengan menentukan struktur, bentuk, warna dan bahkan ukurannya. Produksi di daerah lokal juga berpontensi untuk menghemat, waktu, biaya dan emisi.

PrintStool One merupakan hasil dari penelitian selama empat tahun dan merupakan terobosan besar dalam hal teknologi, material dan piranti lunak. Aspek desain ini juga menganut pendekatan cradle-to-cradle. Dibuat dengan lignin (material biolopolimer yang terkandung pada tanaman), bangku-bangku produksi Wilkhahn ini dapat sepenuhnya diuraikan oleh alam.

Sejauh ini PrintStool One hanya dipasarkan sebagai barang kolektor limited edition. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Wilkhahn untuk memenuhin aturan dan standar internasional untuk produksi furnitur skala industrial. Menurut Wilkhahn, sampai saat ini belum ada studi jangka panjang tentang karakteristik teknikal dari material yang digunakan maupun keterandalan dari teknologi prosesingnya. Fakta ini menjadikan Wilkhahn sebagai pionir aplikasi skala komersil.

Komentar Franck, “Produk ini sedang tumbuh. Saya suka kata ini – tumbuh – digunakan untuk produk.” Kami juga menantikan perkembangan selanjutnya.