Can Chairs Really Be Smart? Wilkhahn’s Occo Can... - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

Can Chairs Really Be Smart? Wilkhahn’s Occo Can…

Kursi Occo dari Wilkhahn menawarkan bahasa desain yang kuat sekaligus fleksibilitas yang tinggi dalam perancangan identitas dengan 72 kombinasi unik.



BY Editor

2 March, 2017


Kini ketika teknologi telah membebaskan kita dari kungkungan meja kerja, para desainer tempat kerja telah mencoba segala cara untuk membuat kantor yang atraktif and khas yang membuat kita betah. Menurut Burkhardt Remmers, Director of International Communication and Public Relation di Wilkhahn, usaha-usaha ini seringkali berujung pada lingkungan kerja ‘kolase’ dan lingkungan kerja yang malah dipenuhi fasilitas gaming – tren yang belakangan ini dikritik dengan pedas.

Ia mengusulkan bahwa yang sebenarnya kita butuhkan adalah suatu identitas tempat kerja yang tidak menginfantilisasikan para pekerjanya.

Salah satu produk terbaru Wilkhahn, yaitu koleksi kursi dan meja Occo yang didesain oleh jehs+laub menjawab permasalahan identitas di tempat kerja dengan bahasa desain yang khas sekaligus menawarkan spektrum gaya lebih luas. Occo memadukan versatilitas dan jumlah opsi desain yang tinggi dengan bahasa desain yang jelas dan mudah dikenali yang dapat membubuhkan karakter yang konsisten kepada sebuah lingkungan interior.

Kursi Occo memliki siluet yang khas dengan cut-out pada cangkang plastik yang membentuk tempat duduk dan sandarannya. Cangkang ini dapat dibaca sebagai huruf ‘O’ dari tampak depan atau belakang, dan terbaca sebagai huruf ‘C’ dari samping – inilah asal-usul nama Occo. Bentuk cangkang dengan cut-out ini bertujuan untuk meminimalisasi berat kursi dan membuatnya dapat ditumpuk.

Saat sedang bereksperimen dengan cut out di tahap pengembangan desain, desainer Markus Jehs dan Jürgen Laub menemukan bahwa dengan adanya cut-out ini cangkang plastik menjadi lebih fleksibel di bagian sandarannya. Lalu mereka pun mengatur ketebalan cangkang tersebut untuk mendapatkan kenyamanan, stabilitas dan fleksibilitas yang diinginkan. “Hasilnya kita mendapatkan dua fungsi: kelenturan dan kemampuan untuk ditumpuk,” jelas Jehs. “Proses inilah yang menghasilkan bentuk cangkang yang skulptural ini. Fungsionalitas murni,” lanjutnya.

Occo dilengkapi dengan beragam opsi – empat macam pilihan untuk kakinya, enam pilihan warna untuk cangkang dudukannya, dan tiga pilihan untuk bantalannya – yang bersama-sama menghasilkan tidak kurang dari 72 kombinasi unik untuk merespon semua kebutuhan fungsional dan desain.

Koleksi meja pelengkap – dengan daun meja yang tersedia dalam berbagai material dan bentuk – juga tersedia dari koleksi ini. “Kami pikir Occo adalah jawaban yang baik untuk permasalahan identitas di tempat kerja,” ujar Remmers dengan percaya diri.