DESIGNS THAT PUSH THE EDGE - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

DESIGNS THAT PUSH THE EDGE

Seluruh brand ini mengusung desain, konsep, dan teknologi. Dan di Singapore Indesign pada Oktober ini, Anda dapat mengenalnya lebih dekat.



BY Editor

30 October, 2014


#1 Bolon: Flooring Like You’ve Never Seen

Di Singapore Indesign 2014 pengunjung akan mendengar (tentu saja juga melihat!) interpretasi dari Bolon, ‘Silence’, yang merupakan koleksi flooring terbaru mereka di tahun ini.

Koleksi yang diproduksi oleh perusahaan asal Swedia, Bolon, ini tidak begitu mudah untuk didefinisikan, tapi yang pasti memiliki fitur terdepan. Dibuat dari bahan serat sintesis, produk ini memiliki tekstur anyam yang hampir sama dengan karpet tapi juga memiliki daya tahan layaknya lantai yang keras. Dengan fokus pada inovasi desain terdepan, produk dari Bolon dikenal karena kemampuannya terhadap interaksi pada cahaya. Produk tersebut juga dapat memancarkan dua atau tiga dimensi berkualitas, tergantung perspektif penggunanya.

Bolon juga dikenal akan komitmennya terhadap lingkungan serta tampilan produk yang inovatif.  Namun bisa dikatakan perubahan Bolon saat adik kakak Annica dan Marie Eklund mengambil alih perusahaan keluarga 11 tahun yang lalu, mengubah perusahaan ini menjadi merek global. Saat ini Bolon masih memproduksi koleksi flooring yang berkualitas, dan aktif berkolaborasi bersama desainer dengan merek-mereknya yang terkenal, termasuk Campana brothers dan Jean Nouvel.

Tahun ini Bolon dengan bangga meluncurkan koleksi terbaru mereka yang dinamakan ‘Silence’.

Creative Director Bolon Marie Eklund menjelaskan koleksinya, “Kami terinspirasi dari alam yang mengelilingi kami di Swedia, tekstil historis dan pola lantai parket kayu tradisional dan klasik. Dengan cara yang menakjubkan, ‘Silence’ juga dapat menampilkan kemampuan unik pada lantai dengan menciptakan efek 3D dan merefleksikan cahaya—karakteristik terakhir ini memungkinkan lantai dapat terlihat berbeda secara keseluruhan, tergantung dari arah di mana cahaya jatuh. Hasilnya ialah koleksi serbaguna yang lembut, ringan, dan hangat, namun tetap memiliki kaya warna dengan tampilan seperti sutra.”

Poin penting lainnya adalah Silence menggunakan bahan bebas softening agent phthalate 100%—sebuah fitur yang didemonstrasikan oleh perusahaan sebagai komitmennya dalam inovasi ramah lingkungan dan akan diaplikasikan di setiap koleksi Bolon pada 2014 dan seterusnya

“Bagi arsitek dan desainer, produk [Silence] ini menawarkan hampir potensi tanpa batas saat merancang interior, baik kantor, hotel, retail maupun lingkungan lainnya,” jelas Marie.

Silence tersedia dengan kombinasi baik sheet, tile, maupun papan sebagai standar. Seperti di setiap koleksi Bolon lainnya, Silence mempunyai rating tinggi untuk hal wear and tear serta tahan api, sama halnya dengan jaminan ketahanan yang lama. Info yang juga penting, perusahaan Bolon mengumumkan bahwa produk mereka mulai dari koleksi Silence akan diproduksi dengan kekedapan suara 19dB akhir tahun ini. Jadi, jangan Anda lewatkan kesempatan ini.

Bolon
bolonasia.com

 

#2 JUNG: Switched on to German Technology

Didirikan pada 1912, JUNG telah berkembang selama bertahun-tahun untuk i, dan berbagai macam sistem cerdas yang secara konsisten menunjukkan ketepatan dan keandalan teknologi Jerman.

Ikut ambil bagian di Singapore Indesign pertama kalinya dalam tahun ini, JUNG akan menghadirkan produk-produk inovatifnya yang telah diantisipasi banyak orang di Red Dot Museum. Produk-produk tersebut termasuk sistem manajemen energi dan koleksi switch pada Les Couleurs® Le Corbusier Colours.

Pada debutnya di Asia ini, beberapa yang dikenalkan ialah switch LS 990 pada 63 Original Les Couleurs® Le Corbusier Colours. Switch ini seluruhnya dicat tangan menggunakan proses khusus yang memberikan tampilan akhir warna matt. Produk ini wajib dilihat bagi penggemar master arsitektur modern.

Dengan hunian otomatis yang kini menjamur, intuisi antara pengguna dan alat penghubung pada sistem cerdas tak pernah saling berhubungan lebih dari ini. Inilah yang ingin ditawarkan oleh JUNG lewat KNX Smart Panel-nya. Sebagian besar produk JUNG diciptakan untuk membuat sistem otomatis pada rumah lebih mudah bagi para penggunanya; hunian otomatis harus membuat hidup penggunanya lebih mudah, bukan malah merepotkan. Produk lainnya yang ditampilkan di Red Dot Museum antara lain intelligent retrofitting solution eNet dan KNX Energy Sensor yang memiliki manajemen energi efisien untuk sustainable living.

Seluruh produk ini akan ditampilkan bersama kolaborasi Proyek antara JUNG dan firma arsitektur GAD. Mengeksplorasi rumah masa depan yang mengedepankan estetika serta fungsionalitas, sebuah instalasi kreatif akan memperlihatkan bagaimana kehidupan di masa depan dari sisi visi, rasa, dan pengoperasiannya.

JUNG Asia

 

#3 Big Ass Fans’ Haiku is Poetry in Motion

Big Ass Fans’ Haiku is Poetry in Motion Big

Produk peraih penghargaan Haiku dari Big Ass Fans merupakan produk revolusioner untuk mendinginkan ruangan dengan cara yang berbeda (termasuk permainan kata-katanya)

Sebagian akan memilih Big Ass Fans saat berbicara mengenai teknologi kipas berkualitas. Perusahaan yang dikenal lewat kipas yang memiliki high-volume, low-speed (HVLS) untuk komersial dan industrial ini, kini juga menghadirkan solusi bagi residensial. Di Singapore Indesign 2014 Big Ass Fans menitikberatkan pada “perubahan permainan” kipas langit-langit untuk hunian.

Pada 4 Oktober, Anda dapat menyaksikan secara langsung bagaimana Haiku memimpin desain kipas langit-langit dengan meluncurkan modul LED di kipas Haiku. Opsi LED tersedia dalam komposit  dan bambu, yang keduanya ditampilkan di showroom Big Ass Fans di Park Mall.

Saat berkaitan dengan bentuk dan fungsi, tak ada yang sebanding dengan kipas Haiku di kelasnya. Baling-baling aerodinamisnya dibuat dari bambu atau komposit matriks yang menawarkan aliran udara yang lembut, tidak berisik, serta menjadi alternatif modern untuk rumah kontemporer.

Lebih dari 25 penghargaan desain internasional, termasuk Green Good Design Award, Haiku menjanjikan akan mengurangi konsumsi listrik pada produknya, tak hanya jumlah token tapi juga dayanya—Haiku menggunakan daya 2–30W sementara kebanyakan kipas langit-langit di perumahan membutuhkan daya 90–100W.

Haiku menggunakan aliran listrik direct current, magnet permanen, dan baling-baling ultra-efisien yang menjadikan kipas ini 80 % lebih efisien dibanding kipas langit-langit konvensional.  Temukan produk ini di Dhoby Ghaut Precinct di Park Mall.

Big Ass Fans

#4 Di Legno: The Benefits of Playing with ‘Fire

Sebuah perapian di cuaca khatulistiwa? Rasanya tidak masuk akal, bukan? Namun Di Legno mengubah konvensi ini dalam idenya membuat perapian yang sesuai bahkan untuk cuaca bersuhu 35°C sekalipun.

Ada satu prinsip utama yang dimiliki Di Legno dalam menciptakan produknya: produk itu harus unik dan berkualitas. Jika ada elemen “kejutan” di dalamnya, itu lebih baik lagi. Tampaknya perapian Dimplex Opty-myst dari Di Legno mempunyai ketiganya.

Perapian Opti-myst ini sebenarnya bukan perapian sesungguhnya. Memanfaatkan teknologi ultrasonik, fireplace ini menggunakan air untuk menciptakan efek api dan asap tanpa rasa panas, polusi, ataupun bahaya api. Asap yang mengepuli kayu, dan cahaya yang direfleksikan melawan molekul air untuk membuat ilusi api yang menyakinkan. Perapian Opti-myst menciptakan ilusi autentik yang sering kali disangka perapian yang sedang membakari kayunya.

Perapian Opti-myst dilengkapi dengan sumber panas yang menawarkan kehangatan dan penampilan perapian di lingkungan beriklim 4 musim—tanpa bahaya kebakaran. Namun juga, perapian ini tersedia tanpa sumber panas sehingga memiliki “perapian” di iklim tropis terdengar masuk akal.

Perapian Opti-myst dibuat untuk mengubah cara kita berpikir dalam hal menciptakan suasana yang sudah tergambar di sebagian dunia. Nuansa nyaman dan hangat pada sebuah lobi hotel atau area masuk sebuah restoran berkat perapian dapat saja diciptakan meski dalam cuaca yang sangat panas.

Ada beberapa hal yang patut kita rasakan dalam suasana berbeda, dan produk ini salah satunya. Dapatkan kesempatan untuk melihat teknologi revolusioner ini di Di Legno di Red Dot Museum, Singapura.

Di Legno