OUTSMART THE TECHNOLOGY - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

OUTSMART THE TECHNOLOGY

KONSUMEN TEKNOLOGI DEWASA INI TIDAK LAGI HANYA BERLABEL PEMAKAI, TIDAK JARANG DI ANTARA MEREKA JUSTRU MENGAKALINYA.



BY Editor

27 June, 2014


Hadirnya teknologi tentu membantu kehidupan manusia, perkembangannya yang tanpa henti memberikan dampak positif juga negatif bagi banyak aspek. Salah satunya pada bidang desain industrial. Ragam produk khususnya yang berbasis teknologi media dan audiovisual memang sangat mengandalkan teknologi sebagai “passive salesman” untuk penjualan produk mereka. Hal itu pun berkembang dengan sangat pesat. Tidak heran budaya konsumtif kian menggerogoti masyarakat, terutama di negara-negara “non-produsen”, dan Indonesia ialah salah satunya.

Berangkat dari fenomena tersebut, sebuah organisasi seni kontemporer yang berbasis di Jakarta, ruangrupa, untuk keenam kalinya mengadakan festival bertajuk “MUSLIHAT OK. Video – 6th Jakarta International Video Festival” yang diselenggarakan pada awal September lalu di Galeri Nasional Jakarta. Dalam bahasa Indonesia, arti kata muslihat adalah daya upaya, siasat, atau taktik dan strategi. OK. Video Festival ingin mempresentasikan bagaimana masyarakat sebagai konsumen dapat bermuslihat dengan teknologi. Mahardika Yudha selaku direktur festival menyatakan bahwa terselenggaranya festival ini merupakan sebuah kritik serta menjadi sebuah refleksi akan fenomena sosial terhadap teknologi media dan audiovisual sebagai benda produksi massal.

outsmart technology 1

Festival ini telah memamerkan sekitar 92 video dan seni media yang berasal dari 29 negara, seperti dari Amerika Serikat, Argentina, Inggris, Jepang, Jerman, Prancis dan, lain sebagainya. Kuratornya sendiri, Irma Chantily, Julia Sarisetiati, dan Rizki Lazuardi menggunakan motif pendekatan untuk membaca gagasan besar Muslihat guna menyeleksi karyakarya yang dianggap merefleksikan fenomena mengakali teknologi yang terjadi di masyarakat.

Selain itu, OK. Video, bekerja sama dengan Japan Foundation dalam special presentation, Media/Art Kitchen. Ke- 23 karya seni media dari Jepang dan Asia Tenggara turut dipamerkan di MUSLIHAT OK. Video 6th Jakarta International Video Festival. Fokusnya sendiri adalah respons para seniman dalam menangani perkembangan teknologi, sebuah sikap kelompok mayoritas dalam masyarakat sebagai konsumen teknologi. Untuk karya seni Media/Art Kitchen edisi Jakarta dikuratori oleh Ade Darmawan dan Sigit Budi yang nantinya setelah acara ini berakhir, akan dipamerkan di Kuala Lumpur, Manila, dan Bangkok. Rangkaian jadwal pameran dan pemutaran video serta program public seperti lokakarya, diskusi, serta bincang seniman diadakan di berbagai galeri dan ruang-ruang alternatif di Jakarta hingga akhir bulan September lalu. Tak ketinggalan presentasi special dari dua festival video internasional ternama, IMPAKT Festival (Belanda) dan Videobrasil (Brasil) juga turut ditampilkan dalam sesi Video Out tahun 2013 ini. [Teks: NM]

ruangrupa.org
okvideofestival.org/2013/