REMPAH RUMAH KARYA - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

REMPAH RUMAH KARYA

Bangunan ini terwujud karena ada kebutuhan akan gudang baru untuk menyimpan sisa-sisa pembangunan dan produksi kayu yang dikumpulkan oleh Paulus Mintarga. Isi gudang lama ini ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan.



BY Editor

12 June, 2014


Bangunan ini terwujud karena ada kebutuhan akan gudang baru untuk menyimpan sisa-sisa pembangunan dan produksi kayu yang dikumpulkan oleh Paulus Mintarga. Isi gudang lama ini ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan.

Rumah Rempah Karya 3

Terdapat serpihan kayu dari sisa produksi mebel kayu atau sisa pembangunan dan potongan rangka besi yang semuanya membutuhkan ruang penyimpanan. Ide kreatif kemudian berkembang, menjadikan material-material ini bangunan yang mampu mewadahi berbagai macam kegiatan. “Dari membutuhkan ruang kemudian berubah menjadi membentuk ruang,” Paulus menekankan.

Rumah Rempah Karya 2

Bentuk atap kurva sudah menjadi pilihan karena potongan rangka besi yang pendek-pendek, tetapi bentuk kurva seperti apa yang paling optimal membutuhkan eksperimen dan perhitungan dari beragam alternatif desain. Form follow structure, bentuk bangunan yang kemudian dinamai ‘Rempah Rumah karya’ ini memang mengikuti bentuk struktur yang ada. Atap bangunannya juga berbentuk kurva yang paling optimal memanfaatkan material yang tersedia. “Bentuk ini berhasil menggunakan material rangka yang tersedia tanpa kekurangan dan tanpa sisa,” tambahnya.

Rumah Rempah Karya 1

Secara garis besar, Rempah Rumahkarya ini terdiri dari lima massa. Satu bangunan utama dengan atap kurva, satu bangunan beratap ijuk pelana sebagai area workshop, bangunan gudang di belakang, satu bangunan dua lantai untuk mes, dan satu massa dari rangka besi berbentuk payung yang menjadi tempat pot tanaman dan menaungi area komunal Pengalaman ruang yang kaya karena tidak hanya tekstur secara visual tetapi melalui rabaan, dan aroma kayu.

Melalui kreativitas, ketelatenan, dan kesabaran, pendekatan desain menjadikan benda-benda yang sepertinya tidak penting menjadi memiliki makna dan memberikan ruang untuk hadirnya aktivitas dan hal lain.

 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang From Pieces To Space selengkapnya dapat disimak dalam Indesign Indonesia Vol. 06 2013. Untuk berlangganan atau membeli back issue dapat mengirimkan email ke indesign.indonesia@mpgmedia.co.id.