THE NEW CULTURE - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

THE NEW CULTURE

Mengedepankan sebuah budaya kerja baru, Graha Hero memberikan sebuah kualitas lebih dari sekadar ruang bekerja



BY Editor

14 August, 2014


Teks: Nissa Maretta  Fotografi: Danny SB Web Editor: Anindia Karlinda

Sebagai salah satu perusahaan terkemuka di bidang ritel dan supermarket, PT Hero Supermarket Tbk. telah berdiri sejak tahun 1971. Berlokasi di salah satu kawasan elite

Jakarta Selatan, CV Hero didirikan oleh almarhum M.S. Kurnia. Selama hampir 30 tahun, bisnis ini kian berkembang mengikuti serta memenuhi berbagai kebutuhan sesuai segmentasi konsumen. Jika berbicara strategi bisnis, Segmentasi, Targeting, dan Positioning biasa dikenal sebagai tiga hal penting dalam menjalani sebuah bisnis ritel. Tak terkecuali dalam penempatan lokasi kantor pusat, yang terkadang disebut sebagai cerminan usaha yang dijalankan.

hero 1

Di tahun 2014, kantor pusat Hero group bermigrasi ke daerah CBD Bintaro Jaya. “Cost menjadi salah satu alasan, tapi yang jadi alasan utama adalah kami ingin mewujudkan sebuah working culture yang baru,” jelas Mukhlis Apen, selaku Head of Project PT Hero Supermarket Tbk. Keinginan untuk menciptakan sebuah lingkup suasana dan budaya kerja yang baru, dituturkan Mukhlis Apen sebagai upaya manajemen kantor Hero dalam mengusung kebersamaan serta transparansi kinerja seluruh karyawan Hero group. Sejalan dengan konsep tersebut, Atelier TT memberikan gagasan awal untuk mendefinisi ulang serta mencari kemungkinan baru dari tipologi bangunan perkantoran di Indonesia. Walau pada umumnya gedung perkantoran di kawasan Central Business District sebuah kota cenderung memiliki desain dengan skala vertikal yang kuat, tampilan formal cenderung kaku, Graha Hero justru menerapkan sebaliknya. Gagasan open plan pun menjadi opsi desain yang dinilai cukup solutif. Terbentuknya ruang-ruang adaptif yang sifatnya luwes dan membaur, dapat menjadi pendorong aktivitas serta budaya kerja yang terintegrasi, inklusif bagi para karyawan, terlepas dari pakem hierarki masing-masing jabatan dalam perusahaan.

Berada pada satu lahan dengan salah satu flagship store PT Hero Supermarket Tbk. memberi cerminan akan kinerja perusahaan ritel yang fokus dalam menjaga pelayanan kepada para konsumen serta mitra usahanya. “Kami ingin membangun culture yang tadinya sangat birokratis, menjadi lebih terbuka. Kami rasa multi-storey office kemudian kurang sesuai dengan konsep yang kami inginkan,” terang Mukhlis.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang The New Cultureselengkapnya dapat disimak dalam Indesign Indonesia Vol. 09 2014. Untuk berlangganan atau membeli back issue dapat mengirimkan email ke indesign.indonesia@mpgmedia.co.id.