Andy Siswanto - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Andy Siswanto

Membicarakan Kota Lama Semarang selalu identik dengan arsitek yang begitu peduli membela eksistensi bangunan lama dan latar sejarahnya ini.



BY Editor

12 June, 2014


Membicarakan Kota Lama Semarang selalu identik dengan arsitek yang begitu peduli membela eksistensi bangunan lama dan latar sejarahnya ini.

Andy Siswanto 4

Perjalanannya berarsitektur justru bermula dari ketertarikannya pada karya seni seperti lukisan dan patung. Ruang kemudian menjadi sesuatu yang menarik baginya ketika menyadari bahwa berkesenian juga membutuhkan ruang dengan kualitas-kualitas tertentu. Lukisan, patung, pertunjukan musik, dan performing art membutuhkan ruang untuk mencapai k ualitas terbaiknya. “ Bahkan berpuisi pun membutuhkan ruang,” jelasnya.

Andy Siswanto 2

Kesadaran semakin menguat ketika semakin sering menikmati pertunjukan musik klasik. Kepekaan inilah yang semakin terasah sejalan dengan hobinya untuk berjalan-jalan menikmati pemandangan alam atau mengunjungi museum. Semua itu memperkaya wacana dan mendorongnya untuk selalu kreatif merespons dengan desain. Pekerjaan arsitek sendiri sudah dilakoninya sejak masih di bangku kuliah, tetapi secara profesional, dia selalu melihat desain dari konteks yang lebih besar: urban dan tata kota.

Andy Siswanto 3

Dari keseluruhan proyek yang telah dikerjakan, dia menyimpulkan hasil pengamatannya pada dinamika pembangunan kota di Indonesia. “Menurut saya, kekacauan kota di Indonesia bukan karena banyaknya pembangunan yang melanggar tata ruang yang sudah dibuat, tetapi konsep dan keilmuan yang mendasari berbagai peraturan dan pedoman penataan ruang dan ribuan produk tata yang ada relatif berkualitas dangkal. Hal ini menyebabkan banyak kelemahan inheren dan ditambah dengan kualitas sumber daya manusia Pemda yang juga memiliki keterbatasan dalam kemampuan manajemen pembangunan kota. Hambatan terbesar adalah sektor-sektor yang ikut berperan dalam konstruksi sebuah kawasan dan kota sangat banyak, tetapi pemerintah tidak memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan secara integral dan sistemik. Sektor swasta sepertinya jauh lebih mampu melakukannya,” Andy Siswanto menyimpulkan

Andy Siswanto 1