Gunawan Tjahjono - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

Gunawan Tjahjono

Sebuah pembelajaran tanpa henti adalah arti arsitektur bagi seorang Gunawan Tjahjono



BY Editor

14 August, 2014


Teks: Nissa Maretta Fotografi: Ganesha Antariksa  Web Editor: Anindia Karlinda

Dikenal sebagai guru besar fakultas Arsitektur sebuah universitas negeri terkemuka di In- donesia, Prof. Ir. gunawan Tjahjono M.Arch, P.hD justru sempat mengenyam pendidikan sipil sebelum akhirnya tercemplung ke Jurusan Arsitektur universitas Indonesia tahun 1965.

Perjalanan kariernya dalam dunia arsitektur sedikit banyaknya menyangkut ke ranah pendidikan. Menjadi angkatan serta lulusan pertama Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia, pria yang lahir di Medan, 68 tahun silam ini memulai karier sebagai asisten dosen. Ketika ditanya apa yang membuatnya konsisten untuk terus mengajar, ia menerangkan ada banyak unsur ketidaksengajaannya. “Dari pengalaman hidup, dilihat-lihat kalau dalam bidang pendidikan, selalu lebih mujur ketimbang profesi lainnya,” kelakarnya seraya tertawa. “Tetapi saya masih jadi praktisi, membangun rumah sendiri ‘kan juga tetap praktik, sekarang saya lebih banyak menangani proyek masterplan ketimbang bangunan,” tambahnya.

gunawan tjahyono 1

Mungkin karya gunawan tidak selalu hadir dalam lembar-lembar publikasi yang kerap menyanjung sang arsitek, tetapi sebagai bukti, masterplan kampus UI Depok serta gedung rektorat adalah satu dari sekian proyek gunawan yang setidaknya telah berdiri sekian puluh tahun dan mewadahi fungsinya dengan baik. Mempelajari ilmu arsitektur bisa dibilang tidak sekadar mengerti keteknisan pembangunan gedung, sebaiknya perlu diikuti dengan pemahaman dalam banyak aspek, sebuah dialog dengan topik yang beragam. Sebagai dosen, gunawan menilai bahwa saat ini cukup sulit untuk menetapkan standarisasi pendidikan arsitektur yang mumpuni di Indonesia

Gunawan merasa pendidikan aristektur di Indonesia sebaiknya dapat menggodok suatu program pembelajaran yang memungkinkan muridnya untuk belajar arsitektur sebanyak mungkin. Profesi arsitek secara tidak langsung menuntut agar dapat terkoneksi dengan cabang keilmuan lainnya yang berhubungan, mulai dari engineering, kesehatan lingkungan, hingga astronomi. Namun harus ada kepekaan dari dalam diri yang terlatih. untuk mencapai hal itu, Gunawan merombak sedikit metode yang kiranya saat ini adalah pengajaran biasa, menjadi pembelajaran.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Gunawan Tjahjono selengkapnya dapat disimak dalam Indesign Indonesia Vol. 09 2014. Untuk berlangganan atau membeli back issue dapat mengirimkan email ke indesign.indonesia@mpgmedia.co.id.