Lea Aviliani Aziz - Indesignlive.co.idIndesignlive.co.id

Follow our Titles!

SUBSCRIBE

Lea Aviliani Aziz

Lea Aviliani Aziz, dalam perjalanannya menyelami profesi desainer interior di tanah air



BY Editor

14 August, 2014


Teks: Anindia Karlinda  Web Editor: Anindia Karlinda

“Dream becomes reality, and that’s why people learn interior design.” Keajaiban yang datang dari sentuhan tangan ini menjadi kepuasan tersendiri yang dirasakan Lea Aviliani Aziz selama berkecimpung di dunianya. Sebagai seorang desainer interior yang passionate dengan pekerjaannya, tidak heran jika mendapati sosoknya aktif berpartisipasi sebagai anggota
 di berbagai organisasi internasional dan organisasi dalam negeri yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu pionir bangsa, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII).

Ia mengutarakan tiga harapan terbesarnya sebagai Ketua HDII Jakarta periode 2013-2015, “Pertama, menggalang lebih banyak desainer interior untuk menjadi anggota HDII, kedua, memperbanyak perolehan sertifikasi keahlian SKA untuk memberi kesempatan kepada para desainer memegang proyek pemerintahan, dan ketiga, agar mereka menjadi desainer di negeri sendiri.”

lea aviliani 1

Ia mengenyam pendidikan arsitektur interior di Academy of Art College university, Sf, dan untuk kerja praktik wajib ia bekerja menjadi junior designer selama 1 tahun di gensler Association, San fransisco, California. Selepas kelulusan, ia pulang 
ke tanah air di tahun 1986 namun kembali pergi ke Kanada hingga menetap di sana selama satu tahun. Taraf kehidupan dalam negeri yang pada masa itu tergolong lebih tinggi dari di luar, tidak lantas mengurungkan tekadnya. Ia pun berhasil bekerja di PT Tetra Hedra selama 3 setengah tahun lamanya, hingga sekarang menjabat sebagai Direktur PT Elenbee Dwi Panata.

Mengarungi dunia desain interior dalam negeri hampir tiga dekade lamanya, ia menyadari adanya pergeseran signifikan pada posisi profesi desainer interior di mata masyarakat umum. Berawal dari anggapan umum yang melihat desainer interior sebagai orang-orang pelengkap, sekarang sudah terbentuk cara berpikir yang menilai aspek interior lebih penting dibandingkan aspek penunjang lainnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Lea Aviliani Aziz selengkapnya dapat disimak dalam Indesign Indonesia Vol. 09 2014. Untuk berlangganan atau membeli back issue dapat mengirimkan email ke indesign.indonesia@mpgmedia.co.id.